Diskusi bersama HDII dan Komisi National Disabilitas Indonesia mengenai Desain yang Inklusif

 

Desain Pencahayaan Inklusif: Melampaui Visibilitas, Menuju Martabat

Jakarta Interior Design Festival (JIDF) 2023

Berpartisipasi sebagai pembicara dalam Jakarta Interior Design Festival 2023 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab profesional. Dalam diskusi bertajuk “Merancang Ruang Publik Ramah Disabilitas”, saya berkesempatan berdialog bersama para arsitek, desainer interior, serta perwakilan Komisi Nasional Disabilitas Indonesia.

Diskusi ini mengenai satu pertanyaan mendasar: Menyusun dasar pemikiran atas desain inklusif yang menyertakan saudara kita yang berbeda (memiliki disabilitas).

Tanggung Jawab Desain pada Ruang Publik

Ruang publik memiliki kompleksitas dan tanggung jawab yang jauh lebih besar dibandingkan ruang privat. Ia harus mampu melayani berbagai usia, beragam jenis kelamin, beragam kondisi fisik dan kognitif dan beragam latar belakang ras, suku dan sosial.

Dalam konteks ini, pencahayaan memiliki peran yang sangat menentukan—apakah sebuah ruang: Membuka akses dan partisipasi atau justru secara halus menciptakan eksklusi.

Di kota-kota berkembang seperti Jakarta, di mana kepadatan dan keberagaman bertemu, kualitas pencahayaan menjadi faktor kritis dalam membentuk pengalaman urban yang inklusif.

Herwin Gunawan Architecture Building Physics Science

Architectural Building Physics Science: Acoustic Lighting Thermal Energy Air Quality Engineering Design Consultant - Green and Health Built Environment

https://herwingunawan.work
Previous
Previous

Technical Director for Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia Classical Recital Virtual 2023

Next
Next

Diskusi Bersama Budiman DCM dan Mahasiswa Arsitek Universitas Binus - Imajinasi Arsitektur Hijau Masa Depan