Mengamati Keindahan dan Teknologi Arsitektur Eiffel Tower Paris
Menara Eiffel bukan sekadar ikon Paris; ia adalah simpul antara kemajuan teknik, wacana budaya, transformasi sosial, dan perubahan lanskap perkotaan sejak diperkenalkan pada Pameran Dunia 1889. Tulisan ini menguraikan asal-usul historis, karakter arsitektural dan struktural, implikasi politik-sosial, peran dalam seni dan budaya, serta dampak lingkungan dan tata ruang kota Paris.
Menara Eiffel dirancang sebagai titik fokus Exposition Universelle (Pameran Dunia) 1889 yang memperingati seratus tahun Revolusi Prancis. Perencanaan dimulai melalui sebuah kompetisi publik; gagasan struktur baja setinggi ~300 m dikembangkan oleh insinyur Maurice Koechlin dan Émile Nouguier dalam perusahaan Gustave Eiffel, dengan sentuhan arsitektural oleh Stephen Sauvestre. Pembangunan berlangsung cepat: peletakan fondasi dimulai 28 January 1887 dan penyelesaian struktural tercapai pada 15 Maret 1889. Pada awalnya menara mendapat kritik keras dari sejumlah seniman dan intelektual, namun kemudian bertahan dan berfungsi pula sebagai menara komunikasi dan laboratorium eksperimen.
Height Originally 300 meters (984 feet); later increased to 330 meters (1,083 feet) with antennas. Material: Wrought iron; about 18,038 metal parts held together by 2.5 million rivets.
At the time of completion, it was the tallest man-made structure in the world (surpassed in 1930 by the Chrysler Building in New York). Continually repainted (every 7 years) and maintained for structural integrity.Hosts broadcast antennas for radio and television signals.